Cara Melakukan SADARI Untuk Mendeteksi Kanker Payudara

19 Januari 2019
Administrator
Dibaca 155 Kali
Cara Melakukan SADARI Untuk Mendeteksi Kanker Payudara

Kanker payudara menjadi kanker yang banyak menyebabkan kematian. Pasalnya, banyak penderita yang berobat setelah stadium lanjut. Maka dari itu, gejala kanker payudara harus dideteksi sedini mungkin. Sebenarnya untuk mendeteksi kanker payudara bisa dilakukan sendiri, yakni dengan melakukan SADARI.

SADARI merupakan salah satu cara untuk mendeteksi adanya kanker payudara sedini mungkin. Langkah ini merupakan salah satu cara memeriksa sendiri. Berikut ini tata cara mendeteksi kanker payudara dengan teknik SEDARI.

Pertama, berdiri depan cermin dan angkat tangan Anda. Pastikan bahu lulur sejajar. Setelah itu, letakan tangan pada pinggang. Amati bentuk, ukuran dan warna payudara. Kelainan yang mungkin ditemukan adalah benjolan, kerutan, posisi puting tidak normal, struktur kulit, atau kemerahan.

Kedua, angkat kedua lengan Anda setinggi mungkin. Hal ini dilakukan untuk melihat apakah ada kelainan pada payudara. Payudara yang normal, keduanya akan terangkat secara bersamaan.

Ketiga, gunakan ujung jari dan tekan secara perlahan permukaan payudara Anda. Rasakan apakah ada benjolan pada payudara. Raba setiap permukaan payudara dengan beberapa pola, seperti melingkar, kanan ke kiri, atas ke bawah, tengah ke samping atau hingga ketiak.

Keempat, peras puting dengan perlahan. Amati apakah ada cairan yang keluar. Cairan yang keluar biasanya berwarna putih, kuning atau darah. Hal tersebut menunjukan payudara yang tidak normal.

Keenam, bungkukan badan Anda, dan lihat pada depan cermin. Amati dan raba apakah ada perubahan tertentu pada payudara Anda.

Kelima, periksa payudara dengan keadaan berbaring. Beri bantalan pada sisi payudara yang akan diperiksa. Letakan tangan pada belakang kepala. Setelah itu, gunakan ujung jari Anda untuk melakukan pemeriksaan.

SADARI juga bisa Anda lakukan saat mandi. Dengan menggunakan sabun akan lebih mudah melakukan. Sabun akan membuat permukaan payudara menjadi lebih licin. Dengan begitu, Anda akan lebih mudah untuk melakukan pemeriksaan. Raba bagian payudara untuk mengetahui apakah ada benjolan atau tidak.

Itulah tata cara melakukan SADARI. Namun lebih baik, mendeteksi kanker payudara dilakukan 7 hingga 10 hari setelah menstruasi setiap bulannya.

Sumber Artikel